banner 728x250

*HUT ke-64 Organda Depok: BAKTI TRASPORTASI UMUM UNTUK NEGRI*

banner 120x600
banner 468x60

JURNAL UPDATE || DEPOK* – Memasuki usia ke-64, DPD Organda Kota Depok meneguhkan sikap: tertib atau ditertibkan. Pernyataan keras itu disampaikan Ketua Organda Bapak Ajazih Kota Depok dalam HUT ke-64 bertema _“Melaju Bersama untuk Negeri”_, Selasa 30 Juni 2026

Hadir dalam acara tersebut seluruh jajaran pengurus DPD Organda Kota Depok.

banner 325x300

Ketua menegaskan, era angkot ugal-ugalan dan menerobos jalur trayek harus berakhir. Organda akan bersinergi penuh dengan Dishub dan kepolisian untuk menindak tegas pelanggar.

“Kami tidak akan menoleransi lagi angkot yang melanggar aturan trayek. Penertiban adalah bentuk tanggung jawab kami kepada masyarakat Depok agar mendapatkan angkutan yang aman, tepat jalur, dan bermartabat,” tegasnya.

Penguatan internal juga ditekankan. Sekretaris Organda, Bapak Freddy.P, kemudian mengajak seluruh anggota menengok sejarah. Ia memaparkan perjalanan angkutan Kota Depok dari masa angkot perintis hingga menjadi urat nadi mobilitas warga saat ini.

“HUT ke-64 ini menjadi momentum koreksi dan lompatan. Kita hormati sejarah, tapi mata kita harus menatap ke depan. Organda Depok harus jadi contoh angkutan yang profesional,” pungkas Bapak

*64 Tahun Mengabdi, Organda Depok Ajak Awak Angkot ‘Naik Kelas’ Bersama*

*DEPOK* – Di usia yang ke-64, Organda Kota Depok tidak hanya merayakan. Tapi juga merajut kembali semangat kebersamaan dengan tema _“Melaju Bersama untuk Negeri”_.

Ketua beserta jajaran pengurus Organda Kota Depok hadir untuk satu tujuan: memastikan masa depan angkutan Depok lebih baik.

Dalam sambutannya, Ketua mengajak seluruh pengusaha dan awak angkot untuk berbenah bersama. Fokusnya adalah menciptakan ketertiban jalur trayek, bukan untuk menghukum, tapi agar semua bisa mencari rezeki dengan tenang dan aturan yang jelas.

“Kita perbaiki sama-sama. Angkot yang tertib trayek, rezekinya juga jadi berkah dan penumpang makin percaya. Ini demi nama baik kita semua,” pesannya.

Suasana pun menjadi haru saat Sekretaris Organda, Bapak Ferdy, bercerita. Ia mengajak hadirin bernostalgia tentang cikal bakal angkutan di Depok. Dari angkot sederhana yang mengantarkan anak sekolah, hingga sekarang menjadi penghubung ke stasiun dan LRT.

“Dari Depok untuk Indonesia. 64 tahun ini bukti kita kuat karena bersatu. Yuk, kita lanjutkan perjuangan para senior dengan cara yang lebih baik,” tutup Bapak Freddy. P

*Agus.T*

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *